Apa Itu Astaxanthin?

Astaxanthin adalah antioksidan yang dipercaya bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata, jantung, dan kulit, membantu meredakan peradangan, membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Astaxanthin merupakan salah satu karotenoid, yaitu pigmen alami yang menyebabkan tanaman atau hewan memiliki warna merah atau merah muda. Pigmen ini terdapat di beberapa jenis alga, salmon, udang, dan lobster

Astaxanthin merupakan antioksidan. Cara kerja antioksidan dalam mengurangi oksidasi, dipercaya bisa digunakan pada beberapa kondisi, seperti degenerasi makula, nyeri otot, rheumatoid arthritis, kulit keriput, atau kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet

 

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan astaxanthin, yaitu:

 

1. Jangan menggunakan produk yang mengandung astaxanthin jika Anda alergi terhadap bahan ini, canthaxantin, atau obat jenis 5-alpha-reductase inhibitor, seperti finasteride.

2. Astaxanthin bisa dihasilkan oleh beberapa jenis alga dan beberapa jenis makanan laut, seperti salmon atau lobster, jangan gunakan produk yang mengandung astaxantin jika Anda alergi jenis     alga atau makanan laut tersebut.

3. Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit autoimun, osteoporosis, hipokalsemia, gangguan kelenjar paratiroid, gangguan hormonal, atau hipotensi.

4. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.

5. Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.

6. Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan astaxantin atau produk yang mengandung bahan ini.

 

Dosis dan Aturan Pakai Astaxanthin
Belum ada penelitian yang menyatakan dosis pasti astaxanthin untuk mengatasi kondisi medis tertentu. Namun, dosis yang umumnya direkomendasikan untuk astaxanthin dalam bentuk obat minum adalah antara 4–12 mg per hari.

 

               Cara Menggunakan Astaxanthin dengan Benar

Pastikan untuk membaca informasi dan aturan pemakaian yang tertera pada kemasan, sebelum menggunakan suplemen atau obat ini.

Ikuti petunjuk mengenai dosis dan jarak waktu yang aman untuk menggunakan astaxanthin. Jika Anda ragu, konsultasikan lebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan suplemen ini.

Simpan suplemen astaxanthin pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

 

Interaksi Astaxantin dengan Obat Lain

Belum diketahui efek interaksi pasti jika astaxanthin digunakan bersama dengan obat-obatan lain. Namun, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan astaxantine atau produk yang mengandung bahan ini jika Anda sedang mengosumsi obat golongan 5-alpha-reductase inhibitor atau obat, produk herbal, atau suplemen, yang memiliki efek untuk menurunkan tekanan darah.

Efek Samping dan Bahaya Astaxanthin
Jika dikonsumsi sesuai dosis yang direkomendasikan, suplemen astaxanthin umumnya tidak menyebabkan efek samping. Namun, jika astaxanthin digunakan hingga dosis 48 mg per hari, dapat menyebabkan warna feses menjadi kemerahan.

 

Manfaat Astaxantin 

Stres oksidatif adalah produksi berlebihan radikal bebas yang menyebabkan peradangan kronis, yang memengaruhi DNA, sel, dan protein dalam tubuh manusia. Radikal bebas dapat menyebabkan sejumlah penyakit jika tidak dinetralkan oleh antioksidan. Salah satu masalah kesehatan tersebut adalah potensi kerusakan kesehatan kardiovaskular. Penelitian terbaru mengidentifikasi stres oksidatif sebagai faktor pemicu risiko gagal jantung. Hingga saat ini, penelitian dengan target stres oksidatif belum sepenuhnya menunjukkan peningkatan kondisi jantung.

Berdasarkan ulasan yang diterbitkan pada tahun 2018 oleh European Journal of Heart Failure, suplemen antioksidan bukanlah solusi yang tepat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Ulasan tersebut lalu menyarankan untuk memperkuat kapasitas antioksidan endogen (radikal bebas yang berasal dari dalam tubuh seperti autoksidasi, oksidasi enzimatik, dan respiratory burst). Dengan cara itu maka akan membuka jalan yang jauh lebih kuat untuk intervensi terapeutik atau hasil penanganan medis yang sesuai dengan apa yang diinginkan.

Strategi serupa tetapi tidak identik adalah asupan salah satu kandungan karotenoid yang disebut astaxanthin, disebut sebagai “King of Carotenoids". Sebutan ini muncul karena efek antioksidan astaxanthin mencapai 100 kali lebih tinggi daripada antioksidan lainnya. Karotenoid diperoleh melalui makanan yang kita makan dan tidak diproduksi oleh tubuh sendiri. Nah, astaxanthin adalah salah satu karotenoid, yaitu pigmen alami yang menyebabkan tanaman atau hewan memiliki warna merah atau merah muda. Pigmen ini terdapat pada beberapa jenis alga dan hewan air, seperti salmon, udang, dan lobster. Semua antioksidan memiliki sifat antioksidan dan pro-oksidatif dalam beberapa kondisi, tetapi astaxanthin murni menghasilkan dampak antioksidan.